Konsultasi Produk
Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai *
Apa Itu Sarung Tangan Nitril? Bahan, Manfaat, dan Memilih Pasangan yang Tepat
Sep 21,2026
Sarung Tangan Nilon dan Poliuretan: Panduan Pembeli Definitif untuk Penggunaan di Tempat Kerja
Sep 14,2026
Sarung Tangan Nitril vs Lateks: Perbandingan Lengkap dengan Kelebihan, Kekurangan, dan Panduan Membeli
Sep 07,2026
Membuat EVA sarung tangan busa atau sarung tangan adalah metode populer untuk cosplay, LARP, atau proyek kostum. Berikut rincian praktis prosesnya:
Sketsa Konsep: Gambarlah desain sarung tangan/sarung tangan Anda, perhatikan jahitan, tumpang tindih, dan titik artikulasi (buku jari, lekukan pergelangan tangan).
Penelusuran Tangan: Jiplak tangan dan lengan bawah Anda di atas kertas, tambahkan kelonggaran jahitan (biasanya 5-10 mm).
Perincian Pola: Bagilah desain menjadi bagian-bagian yang dapat diatur (misalnya telapak tangan, jari, punggung tangan, pelat lengan bawah). Desain sederhana menggunakan lebih sedikit potongan; yang rumit membutuhkan jari/baju besi yang tersegmentasi.
Busa EVA: Gunakan ketebalan 2mm–6mm (lebih tipis untuk fleksibilitas, lebih tebal untuk pelindung).
Alat Penting:
Pisau serbaguna atau pisau hobi yang tajam.
Heat gun (untuk membentuk).
Semen kontak atau lem panas (semen kontak lebih kuat).
Amplas (60-120 grit untuk tepi miring).
Pola Jejak: Pindahkan pola kertas ke busa EVA; tandai dengan pulpen.
Pemotongan Presisi: Potong potongan dengan tekanan stabil—potongan miring menghasilkan tepian yang lebih bersih.
Pembentukan Panas:
Panaskan busa hingga lentur (permukaan mengkilat) untuk area melengkung seperti sambungan jari atau penyangga.
Cetak di tangan/manekin Anda selagi hangat (pakai sarung tangan tahan panas!).
Pemilihan Lem: Semen kontak memberikan ikatan yang tahan lama; oleskan tipis-tipis pada kedua tepinya, tunggu hingga lengket, lalu tekan bersamaan.
Menjepit/Merekam: Gunakan klip, selotip, atau karet gelang untuk menahan potongan saat lem mengeras.
Artikulasi Jari:
Untuk sarung tangan: Buat tabung jari terpisah, tempelkan ke telapak tangan dengan potongan miring untuk menekuk buku jari.
Untuk sarung tangan: Buat sarung tangan dasar untuk strukturnya, lalu lapisi pelat baja di atasnya.
Tepi Bevel: Ampelas tepi busa pada suhu 45° untuk sambungan yang mulus.
Tambahkan Tekstur: Gunakan besi solder, alat pembakaran kayu, atau dremel untuk mengukir sisik, goresan, atau paku keling (bekerja di area yang berventilasi).
Struktur Internal: Masukkan kawat fleksibel atau strip plastik tipis ke dalam potongan panjang (misalnya duri sarung tangan) untuk mencegah kendur.
Busa Segel: Lapisi dengan 2–3 lapis lem PVA/campuran air atau pelapis fleksibel (misalnya Plasti Dip) untuk mencegah penyerapan cat.
Lukisan:
Lapisan dasar dengan cat akrilik atau cat semprot (disarankan varian fleksibel).
Gunakan penyikatan kering untuk efek metalik; mencuci untuk pelapukan.
Pasang Tali: Untuk sarung tangan, tambahkan tali elastis atau Velcro di bawah lengan agar aman dipakai.
Tes Awal: Keringkan potongan sebelum direkatkan; sesuaikan pola gerakan buku jari/pergelangan tangan.
Zona Fleksibel: Tinggalkan celah atau gunakan panah di belakang sambungan.
Penyesuaian Kenyamanan: Lapisi interior dengan kain jika pinggirannya lecet.
Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai *
Nomor Seni: TA.5311
Anda dapat menghubungi saya menggunakan formulir ini.
